Pinjaman untuk mahasiswa

Pinjaman untuk mahasiswa

Hak atas pendidikan adalah hak dasar semua Warga Negara Indonesia, hak ini dimasukkan ke dalam Konstitusi pada tahun 1945. Semakin banyak orang yang ragu melanjutkan pendidikan mereka, karena tidak semua orang mampu membayar untuk biaya pendidikan di perguruan tinggi bergengsi. Oleh karena itu, pinjaman untuk pendidikan sedang berkembang secara aktif saat ini.

Perusahaan Kredit Terverifikasi di Indonesia

Kreditcepat.co.id
(4.16/5) 119 suara

Kreditcepat

Cepat, mudah, tanpa agunan Kreditcepat.co.id

300000 - 8000000 Rp.
dari 5 hingga 30 hari
suku bunga
untuk 3,5 per hari
Tunaiku
(4,23/5) 243 suara

Tunaiku

Pinjam cepat mudah

2 000 000 - 20 000 0000 Rp.
dari 180 hingga 600 hari
suku bunga
untuk 0,16% per hari
Indodana
(4,0/5) 113 suara
500 000 - 8 000 000 Rp.
dari 30 hingga 180 hari
suku bunga
untuk 1% per hari
Danabijak
(4.25/5) 214 suara

Danabijak

Halo Banjarmasin

500 000 - 3 000 000 Rp.
dari 7 hingga 30 hari
suku bunga
untuk 3,5 per hari
Binixo
(3.78/5) 276 suara

Binixo

Guaranteed loan for a card!

2000 - 30000 Rp.
dari 7 hingga 30 hari
suku bunga
untuk 1% per hari

Melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi memang merupakan salah satu cara untuk mewujudkan mimpi. Sayangnya, jutaan orang harus merelakan mimpi mereka karena tak dapat mengenyam pendidikan yang lebih tinggi. Angka Partisipasi Kasar atau APK pendidikan tinggi di tanah air bisa dibilang masih rendah, yaitu mencapai 34,58 persen menurut Kemenristekdikti. Jumlah ini membuktikan banyak anak kehilangan akses ke perguruan tinggi. Salah satu alasannya adalah terkendala biaya.

Sebenarnya, pendidikan adalah hak bagi seluruh rakyat Indonesia. Setiap warga tanah air diharuskan untuk mengenyam pendidikan dasar minimal 12 tahun. Setelahnya, bisa dilanjutkan dengan berkuliah ataupun langsung bekerja. Pemerintah pun juga mengcover biaya pendidikan, khususnya bagi rakyat yang tidak mampu. Jadi, meskipun orangtua tidak memiliki dana, sang anak masih tetap dapat bersekolah selama 12 tahun.

Meski begitu, masih belum ada bantuan dari pemerintah bagi anak-anak yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan. Untuk itulah, hadir beberapa perusahaan yang menawarkan pinjaman untuk mahasiswa maupun calon mahasiswa.

Apa itu pinjaman untuk pendidikan

Pinjaman independen untuk pendidikan di bank bukanlah hal baru di dunia. Beberapa negara telah menerapkannya, terutama seperti di Amerika Serikat, Kanada, Finlandia, Thailand, dan Malaysia. Tujuan utamanya? Tentu saja, pendidikan tinggi dapat diakses oleh semua bagian masyarakat. Menurut perhitungan perencana keuangan, biaya pendidikan di Indonesia meningkat rata-rata sekitar 15-20% per tahun dan angka ini tidak termasuk inflasi. Masalah ini harus dipecahkan entah bagaimana caranya.

Pada 15 Maret, Presiden Joko Widodo membuat laporan tentang implementasi program pinjaman pendidikan untuk mahasiswa. Presiden mengatakan bahwa program pengkreditan dana pendidikan ditujukan untuk meningkatkan tingkat pendidikan di negara ini dengan meningkatkan jumlah mahasiswa di lembaga pendidikan tinggi. Idenya mampu membangkitkan keinginan orang untuk mendapatkan pendidikan tinggi. Hal inilah yang membuat bagaimana pinjaman uang online untuk pelajar mulai berkembang.

Pinjaman untuk pendidikan adalah pinjaman pendidikan perorangan dari bank. Ini juga dapat digunakan untuk keperluan konsumen. Uang yang diterima secara kredit dapat digunakan untuk membayar biaya masuk ke perguruan tinggi.

Pinjaman bank untuk pendidikan adalah skema pinjaman yang diperuntukkan bagi mahasiswa. Saat ini, pinjaman pendidikan tanpa agunan hanya diberikan kepada mahasiswa universitas negeri. Di masa depan, mahasiswa dari lembaga pendidikan swasta juga akan dapat menggunakan pinjaman ini. Selain itu, pinjaman pendidikan akan dikembangkan lebih lanjut untuk anak-anak sekolah, untuk membiayai pendidikan, baik di sekolah dasar maupun di sekolah menengah.

Hitung jumlah dan biaya pinjaman

 
JUMLAH PINJAMAN
BIAYA
PEMBAYARAN TOTAL

Mengapa Seorang Siswa Membutuhkan Pinjaman Online

Semua orang tahu jika biaya pendidikan tidaklah murah. Layaknya harga rumah atau tanah, biaya pendidikan biasanya ikut naik setiap beberapa tahun sekali. Bagi para calon mahasiswa yang ingin melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, tentunya hal tersebut akan menjadi permasalahan tersendiri.

Memang, beberapa kampus menawarkan beasiswa untuk dapat berkuliah di tempat mereka secara gratis. Namun patut diingat jika beasiswa ini hanya untuk siswa yang berprestasi dan memiliki nilai yang sangat bagus saja. Belum lagi, beberapa beasiswa hanya covering biaya pendidikan para calon mahasiswa saja, tidak termasuk biaya hidup. Hal tersebut juga bisa jadi masalah lagi bagi calon mahasiswa yang berasal dari luar kota.

Salah satu opsi yang bisa dipakai untuk menunjang kebutuhan perkuliahan dan juga biaya kuliah adalah dengan mengajukan pinjaman mahasiswa. Kalau di luar negeri, ada yang namanya student loan, dimana para siswa bisa mengajukan pinjaman untuk pendidikan mereka, yang nantinya bisa dicicil ketika mereka telah bekerja.

Sayangnya, Indonesia masih belum memiliki pinjaman uang mahasiswa seperti student loan ini. Lantas, apa sih alasan utama kenapa Indonesia hingga kini masih belum memiliki fasilitas seperti student loan? Alasan paling utama adalah tak adanya penjamin. Bank memberikan kredit kepada orang-orang yang sudah memiliki penghasilan dari bekerja. Tanpa penghasilan, bisa dibilang hampir mustahil bank akan menyetujui permohonan kredit yang diajukan tersebut. Itulah sebabnya, pinjaman uang untuk mahasiswa bisa dibilang tidak mungkin bagi bank, karena mahasiswa masih belum memiliki sumber penghasilan.

Walaupun Indonesia masih belum memiliki student loan, asa masih tetap ada bagi kamu yang ingin mengenyam pendidikan tinggi namun terkendala biaya. Beberapa fintech startup rupanya menawarkan solusi, yaitu kredit biaya pendidikan melalui pinjaman uang online untuk mahasiswa. Belum lagi pinjam uang tanpa jaminan untuk mahasiswa yang terbukti memudahkan para mahasiswa untuk mencari dana pendidikan.

Ketentuan untuk mendapatkan pinjaman oleh mahasiswa

  • Penjamin. Mahasiswa peminjam harus memiliki penjamin. Penjamin harus memiliki penghasilan.
  • Beberapa organisasi mengharuskan peminjam untuk terdaftar sebagai mahasiswa.
  • Dokumen Peminjam harus menyerahkan semua dokumen yang diperlukan. Dokumen-dokumen seperti NIK, KTM, dan persetujuan wali.
  • Siswa baru perlu konfirmasi penerimaan dari institusi.
  • Peminjam harus Warga Negara Indonesia.
  • Pinjaman uang mahasiswa hanya dapat diterima oleh yang sudah berusia 21 tahun. Menjelang peminjam berusia 55 tahun, pinjaman tersebut harus dibayar penuh.
  • Klien tidak boleh masuk daftar hitam oleh bank Indonesia.
  • Pegawai tetap, karyawan sewaan, atau perorangan dengan pendapatan tetap per bulan. Khusus untuk mahasiswa, pinjaman pendidikan dapat diberikan kepada orang tua atau wali jika siswa tidak memiliki penghasilan.
  • Kondisi penghasilan minimum tergantung pada kebijakan masing-masing bank, biasanya dalam kisaran 2 hingga 2,5 juta per bulan.

Pilihan terbaik bagi orang yang masih ingin melanjutkan pendidikan, tetapi sumber dayanya terbatas adalah KTA (Kredit Tanpa Agunan). KTA adalah pinjaman yang ditujukan untuk berbagai keperluan, seperti: pernikahan, liburan, perbaikan rumah, modal bisnis dan, tentu saja, pendidikan.

Biaya yang terkait dengan pinjaman mahasiswa:

  • Biaya administrasi. Bank akan membebankan biaya uang muka, yang biasanya dikurangkan dari pinjaman yang diberikan.
  • Denda karena keterlambatan. Penundaan pembayaran akan dikenakan penalti jika Anda terlambat melakukan pembayaran bulanan selama periode waktu yang ditentukan.
  • Transfer kredit. Bank akan membebankan biaya untuk mengeluarkan pinjaman. Sesuai dengan aturan, jumlah tersebut dikurangkan dari pinjaman yang diberikan.

Dokumen yang diperlukan untuk persetujuan pinjaman untuk siswa:

  • Foto copy kartu identitas.
  • Foto copy akta nikah.
  • Bukti pekerjaan dan slip gaji.
  • Bukti penerimaan dan biaya kuliah (surat resmi lembaga pendidikan, yang menyatakan indikasi penerimaan dan jumlah biaya kuliah wajib di lembaga pendidikan)
  • Foto 4×6.
  • Foto copy nomor identifikasi pribadi.

Setelah mengumpulkan semua dokumen, Anda perlu mengajukan pinjaman ke dana pendidikan. Daftar lengkap dokumen dapat ditemukan di sana. Jika permohonan disetujui, peminjam akan menerima uangnya dalam waktu dekat. Waktu pemrosesan aplikasi di masing-masing bank berbeda-beda. Rata-rata bank dapat mempertimbangkan aplikasi hingga 14 hari kerja dari proses pengajuan aplikasi hingga proses pembayaran pinjaman. Tetapi beberapa bank hanya perlu 2-3 hari kerja. Detail lain yang juga mempengaruhi keputusan bank adalah riwayat kredit pelanggan. Jika pelanggan mengambil pinjaman dan tidak membayarnya tepat waktu, bank akan memperlakukan pelanggan dengan hati-hati.

Plafon (jumlah pinjaman) dan Bunga yang Disediakan

Lantas, berapa sih jumlah pinjaman yang bisa didapatkan dari fintech startup ini? Jumlahnya bermacam-macam tergantung fintech itu sendiri. Sebagai gambaran, fintech Danacita memberikan hingga 100% pinjaman untuk kebutuhan akademis pemohon. Jika nantinya dana tersebut disetujui, maka dana akan dicairkan langsung ke institusi terkait. Jangka waktu pinjamannya sendiri mencapai 12 bulan untuk kebutuhan biaya satu semester, atau lebih panjang hingga 24 bulan untuk kebutuhan pembiayaan tertentu, seperti uang pangkal dan kebutuhan lainnya.

Daftar Pinjaman Pendidikan Tanpa Jaminan

1) DanaCita

DanaCita adalah salah satu fintech startup yang menyediakan program pembiayaan bagi pelajar, mahasiswa, maupun tenaga profesional. Pembiayaan tersebut nantinya dipergunakan untuk menempuh studi di lembaga pendidikan tinggi dan juga program kejuruan. Sebagai perusahaan fintech P2P lending yang terdaftar dan diawasi oleh OJK, DanaCita berikan pinjaman dana pendidikan yang sangat terjangkau oleh seluruh masyarakat.

Beragam jenis biaya pendidikan dapat dibantu oleh DanaCita. Biaya-biaya tersebut meliputi biaya akademis yang ditagihkan oleh kampus, seperti uang pangkal, uang SKS, uang semester atau UKT/SPP, serta berbagai biaya akademis lainnya. Selain itu, dana yang disalurkan oleh DanaCita tidak terbatas untuk jalur pendidikan formal saja, tapi juga nonformal. Pendidikan formal meliputi vokasi, sarjana, pascasarjana, dan doktoral di perguruan tinggi negeri, swasta, ataupun kedinasan. Semuanya harus sudah terakreditasi BAN-PT. Sedangkan pendidikan-pendidikan nonformal mencakup lembaga kursus, pelatihan, dan juga sertifikasi.

2) DanaDidik

DanaDidik adalah salah satu fintech yang menawarkan dana pendidikan bagi mahasiswa tingkat akhir berupa pinjaman. Pada tahun 2017 saja, usaha rintisan bidang peer-to-peer lending ini sudah menyalurkan dana pendidikan kepada 100 mahasiswa dari 8.000 orang pendaftar.

Pinjaman yang diberikan mulai dari Rp 2 juta hingga Rp 10 juta per mahasiswa aktif. Sumber dana ini berasal dari DanaDidik dan dana yang dihimpun dari investor publik. Bagi mahasiswa yang menjadi penerima DanaDidik, selama perkuliahan dirinya tidak akan dibebani dengan bunga, dan cukup menyicil pinjaman yang dimulai dari 50.000 hingga 250.000 rupiah perbulannya. Ketika mahasiswa tersebut sudah lulus perkuliahan, maka mahasiswa DanaDidik tersebut akan mengembalikan dana pendidikannya yang didasarkan dengan sistem bagi hasil antara 10% hingga 25%.

3) Koinworks Pendidikan

Dalam rangka mewujudkan Indonesia Pintar oleh pemerintah, KoinWorks memperluas akses dalam pembiayaan pendidikan melalui KoinPintar. Saat ini, KoinPintar sudah bekerjasama dengan beberapa mitra universitas, seperti Universitas Multimedia Nusantara, Universitas Mercu Buana, Binus, Sampoerna University, dan juga Indonesia Banking School.

Selain itu, ada pula kursus lintas industri yang dapat dipilih, seperti kursus pengembangan web di Hacktiv8, bahasa Ingris di English First dan beberapa kursus lainnya. Nantinya, siswa bisa mencicil biaya kuliah atau kursus yang murah dan fleksibel. Siswa juga diperbolehkan mencicil hingga dua tahun setelah masa studinya berakhir. Dengan demikian, siswa bisa melunasi cicilan setelah mendapatkan pekerjaan atau penghasilannya sendiri.

Pinjaman Untuk Mahasiswa dari Pegadaian

Salah satu opsi lainnya yang bisa dipakai adalah KCA (Kredit Cepat dan Aman) dari Pegadaian. Produk ini merupakan sistem gadai yang diperuntukkan baik untuk kebutuhan konsumtif ataupun produktif. Nasabah diharuskan untuk membawa agunan berupa barang berharga atau surat penting kendaraan, seperti perhiasan emas, emas batangan, mobil, motor, laptop, ponsel, dan barang elektronik lain. Dengan kata lain, mahasiswa dapat menggadaikan sementara barang-barang mereka untuk mendapatkan uang untuk dana pendidikan mereka.

Cara Mendapatkan Persetujuan Pinjaman Untuk Mahasiswa

Cara paling utama untuk mendapatkan penyedia layanan pinjaman terbaik, jangan lupa bandingkan produk pinjaman, meliputi skema pembayaran, bunga, dan jangan lupakan pula persyaratannya. Yang tidak kalah penting, pastikan penyedia pinjaman untuk mahasiswa yang kamu incar telah terdaftar dan berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Cara mengembalikan pinjaman siswa

Meminjam uang untuk membayar kuliah dari bank, bagi banyak orang merupakan satu-satunya cara untuk mendapatkan pendidikan, tetapi uang ini harus dikembalikan.

Pertama, Anda perlu menghitung jumlah yang akan dihabiskan seorang siswa selama empat tahun di perguruan tinggi. Selanjutnya Anda harus memilih bank mana yang memberikan jumlah yang tepat sebagai pinjaman.

Perkiraan perhitungan berdasarkan rata-rata biaya kuliah di berbagai universitas negeri dan swasta, sebagai berikut:

  • Pinjaman: Rp 50.000.000,00
  • Bunga / tahun: 21%

Pinjaman dapat dibayar dengan mencicil, segera setelah lulus dari perguruan tinggi.

Beberapa lembaga pemberi pinjaman juga mengharuskan peminjam untuk melakukan pembayaran di muka untuk suatu jumlah tertentu. Dalam hal ini, Anda harus membayar kontribusi pertama Anda selama masa kuliah.

Kelebihan dari pinjaman untuk pendidikan

Manfaat pinjaman untuk membiayai pendidikan sangatlah jelas, karena tidak hanya kaum muda yang menerima pinjaman mahasiswa tanpa jaminan untuk pendidikan tinggi, tetapi perguruan tinggi juga menerima dana untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

Keuntungan utama adalah:

  • Persyaratan sederhana untuk mendapatkan pinjaman.
  • Layanan tanpa henti dan jadwal kerja harian.
  • Layanan berkecepatan tinggi.
  • Peluang untuk bekerja sama secara online.
(4,6/5) 106 voice
Naik